BACA BERITA

NASA Tutup Tiga Kantor, PHK 23 Karyawan, Langkah yang Diamanatkan Trump

Author: matauang Category: Keuangan
Matauang.com, Jakarta - Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional ( NASA ) menutup tiga kantornya dan memberhentikan 23 karyawan sebagai bagian dari pengurangan tenaga kerja yang lebih luas, seperti yang diperintahkan oleh pemerintah Trump.

NASA mengumumkan pemindahan tersebut pada 10 Maret 2025. Ketiga kantor tersebut adalah Kantor Teknologi, Kebijakan, dan Strategi; Kantor Kepala Ilmuwan; dan Cabang Keanekaragaman, Kesetaraan, Inklusi, dan Aksesibilitas (DEIA) dari Kantor Keanekaragaman, Kesetaraan, dan Inklusi.

Penutupan ini merupakan bagian dari strategi yang lebih besar yang disebut 'Workforce Optimization Initiative' sesuai dengan perintah eksekutif yang dikeluarkan pada tanggal 11 Februari. "Untuk mengoptimalkan tenaga kerja kami, dan sesuai dengan Perintah Eksekutif, NASA memulai pendekatan bertahap untuk pengurangan tenaga kerja, yang dikenal sebagai RIF," kata juru bicara NASA Cheryl Warner dalam pernyataan tertulis yang dikutip dari SpaceNews pada tanggal 12 Maret. "Sejumlah kecil orang menerima pemberitahuan pada hari Senin bahwa mereka adalah bagian dari RIF NASA."

Dalam memo kepada karyawannya, Penjabat Administrator NASA Janet Petro mengatakan PHK tersebut merupakan bagian dari upaya lebih luas yang diamanatkan oleh Gedung Putih. "Sesuai dengan arahan ini, kami secara aktif bekerja sama dengan Kantor Manajemen Personalia AS (OPM) untuk mengembangkan pendekatan cermat yang sejalan dengan prioritas administrasi dan kebutuhan misi kami," tulis Petro dalam memo tersebut.

Petro juga menambahkan bahwa penutupan ketiga kantor tersebut terjadi menjelang rencana RIF dan reorganisasi NASA sebagai bagian dari upaya restrukturisasi pemerintah yang lebih luas.

Kantor Teknologi, Kebijakan, dan Strategi didirikan pada tahun 2021 dengan tujuan memberikan saran berbasis data dan bukti dalam bidang teknologi, kebijakan, dan strategi untuk NASA. Kantor tersebut telah mengerjakan berbagai proyek, seperti keberlanjutan ruang angkasa dan studi tenaga surya ruang angkasa. Kantor tersebut dipimpin oleh Charity Weeden sebagai administrator asosiasi.

Mengutip Reuters, penutupan NASA yang diamanatkan Trump akan mencakup kepergian kepala ilmuwannya saat ini Katherine Calvin dan kepala teknolog AC Charania.

NASA juga mulai menutup kantor keberagamannya hanya dua hari setelah pelantikan Trump. Situs web Kantor Keberagaman dan Kesempatan yang Sama NASA ditutup pada tanggal 22 Januari, bersama dengan situs kantor serupa di pusat lapangan NASA. Langkah ini juga diambil sebagai tanggapan atas perintah yang menginstruksikan badan-badan federal untuk menghentikan program dan posisi yang terkait dengan DEIA.

Sebelumnya, NASA mengalami beberapa kali pergantian organisasi, seiring dengan pergantian administrasi. Misalnya, badan antariksa itu sebelumnya menutup posisi kepala ilmuwan dari tahun 2005 hingga 2011, yang mengindikasikan kebijakan tenaga kerja yang didorong oleh politik di dalam NASA.