Matauang.com - Industri pertahanan Indonesia kini mulai merambah sektor otomotif.
PT Teknologi Militer Indonesia (
TMI), perusahaan yang berada di bawah naungan Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPP-STP) milik Kementerian Pertahanan, secara resmi mendapat mandat dari Presiden Republik Indonesia untuk mengembangkan mobil nasional dari nol.
Hal ini disampaikan langsung oleh Harsusanto, selaku Presiden Direktur PT TMI. Ia menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pengembangan produk otomotif biasa, melainkan sebuah langkah strategis dalam membangun kemandirian otomotif nasional, mulai dari desain kendaraan hingga kepemilikan penuh terhadap hak kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP).
Untuk memperkuat kualitas desain dan rekayasa, TMI menggandeng Italdesign, rumah desain otomotif ternama asal Italia yang memiliki rekam jejak dalam merancang mobil-mobil ikonik seperti Lamborghini dan Alfa Romeo. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan kendaraan nasional yang tidak hanya fungsional dan terjangkau, tetapi juga memiliki nilai estetika serta teknologi setara dengan produk global.
Proyek mobil nasional ini ditargetkan memasuki tahap produksi massal pada akhir 2027 atau awal 2028. Model pertama yang akan diluncurkan adalah sebuah SUV tujuh penumpang yang menyasar pasar keluarga di Indonesia, dengan estimasi harga jual di bawah Rp 500 juta.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, proyek ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam sejarah otomotif Indonesia. Selain menghadirkan mobil nasional pertama dengan IP lokal, inisiatif ini juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri otomotif dalam negeri secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional.