Pada hari Senin pagi, sebuah insiden besar terjadi di kawasan industri dekat kota Kuala Lumpur, Malaysia, di mana pipa gas milik perusahaan Petronas terbakar. Kebakaran tersebut telah menyebabkan 112 orang mengalami luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis. Petronas, perusahaan energi terkemuka di Malaysia, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut.
Kebakaran dimulai sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat, ketika sebuah ledakan besar terdengar di area pipa gas yang terletak di pinggiran kota. Api yang membakar pipa gas itu menyebar dengan cepat, memicu kepanikan di kalangan warga sekitar. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berusaha memadamkan api yang membakar pipa gas tersebut.
Menurut pihak berwenang, lebih dari seratus orang dilaporkan terluka, sebagian besar akibat luka bakar atau cedera yang disebabkan oleh ledakan tersebut. Beberapa korban harus dilarikan ke rumah sakit terdekat, dan kondisi mereka saat ini sedang dalam perawatan intensif. Beberapa saksi mata melaporkan bahwa mereka mendengar suara ledakan yang sangat keras sebelum api mulai membakar area sekitar pipa gas.
Petronas menyampaikan rasa prihatin mereka terhadap korban yang terdampak oleh insiden ini dan telah mengerahkan tim darurat untuk mendukung pemulihan dan memberikan bantuan kepada para korban. Selain itu, pihak berwenang sudah mengisolasi lokasi kejadian dan mengevakuasi area sekitar untuk menghindari jatuhnya korban lebih lanjut.
Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh pihak berwenang untuk menentukan apakah kebakaran ini disebabkan oleh kerusakan teknis pada pipa atau ada faktor lain yang memicu ledakan tersebut. Meskipun saat ini kebakaran telah berhasil dipadamkan, dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar cukup besar.
Pihak Petronas juga menjamin akan terus berkomunikasi dengan otoritas setempat dan masyarakat untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Perusahaan berjanji akan melakukan perbaikan dan tindakan preventif untuk meningkatkan keselamatan fasilitas gas mereka.