Jakarta, 17 Maret 2025 – Momentum Ramadan hingga Lebaran 2025 menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan teknologi guna meningkatkan efisiensi dan daya saing. Namun, meskipun ekosistem digital terus berkembang, UMKM di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan dan akses pembiayaan.
Hingga kini, banyak UMKM mengalami kesulitan dalam pencatatan keuangan dan penyusunan invoice. Survei Asosiasi UMKM Indonesia menunjukkan bahwa 70 persen UMKM masih mengalami hambatan dalam pencatatan transaksi. Hal ini menyebabkan ketidakjelasan arus kas dan menghambat ekspansi bisnis.
Solusi Digital untuk Keuangan UMKM
Chief Business Officer Paper.id, Anthony Huang, mengajak para pelaku
UMKM untuk lebih sadar dalam mengelola keuangan bisnis. "Kampanye #SolusiPebisnisCerdas hadir untuk mendorong UMKM beradaptasi dengan digitalisasi dan mengelola bisnis lebih cerdas," katanya dalam keterangan pers pada 16 Maret 2025.
Salah satu langkah efektif yang dapat diterapkan adalah penggunaan invoice otomatis dan sistem pembayaran digital fleksibel. Dengan solusi ini, arus kas bisnis dapat tetap lancar. Melalui platform Paper.id, pelaku usaha dapat menerbitkan invoice bermaterai serta melakukan dan menerima pembayaran dengan lebih cepat dan transparan. Selain itu, digitalisasi ini membantu UMKM mendapatkan akses pembiayaan bisnis untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka.
Paper.id telah meluncurkan kampanye #SolusiPebisnisCerdas, yang bertujuan untuk membantu UMKM mengadopsi digitalisasi dalam proses bisnis mereka. Solusi yang ditawarkan meliputi e-invoicing, pembayaran digital, serta pencatatan transaksi secara real-time.
Manfaat Digitalisasi bagi Pelaku Usaha
Paper.id memungkinkan UMKM mengirim invoice digital secara instan dan menerima pembayaran lebih cepat tanpa risiko rekonsiliasi manual. Sistem pencatatan transaksi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperluas akses pembiayaan.
Dengan solusi kartu kredit Paper.id, pelaku usaha dapat memperpanjang tempo pembayaran hingga 60 hari, mengoptimalkan modal kerja, dan meningkatkan fleksibilitas keuangan. Saat ini, lebih dari 600 ribu pengusaha telah menggunakan platform ini untuk meningkatkan efisiensi operasional mereka.
Penerapan Digitalisasi oleh UMKM
Salah satu contoh penerapan #SolusiPebisnisCerdas adalah PT Chakra Mandiri Kreasi, perusahaan di bidang solusi kolaborasi dan instalasi produk audio visual serta sistem keamanan. Mereka menggunakan fitur Bulk Payment dari Paper.id untuk mengoptimalkan pembayaran ke berbagai vendor dalam satu transaksi. Solusi ini mempercepat proses administrasi keuangan, memungkinkan perusahaan untuk lebih fokus pada pengembangan bisnis.
"Dengan Paper.id, kami tidak hanya menyederhanakan administrasi keuangan, tetapi juga meningkatkan efisiensi bisnis secara keseluruhan. Semua transaksi terdokumentasi dengan baik, sehingga kami lebih leluasa dalam mengelola anggaran dan mengambil keputusan strategis," ujar Aurel, perwakilan PT Chakra Mandiri Kreasi.
Sementara itu, Yohanes Auri, Founder dari Flux Creative Universe, juga merasakan manfaat digitalisasi finansial melalui Paper.id. Yohanes mengepalai grup holding kreatif yang membawahi enam lini bisnis, termasuk agensi kreatif, media buying, dan artificial intelligence (AI).
"Paper.id membantu kami dalam digitalisasi invoice dan transaksi keuangan, sehingga operasional lebih efisien dan profesional. Dengan Horizon Corporate Card, kami mendapatkan akses pembiayaan bisnis yang lebih fleksibel, baik dalam hal tempo pembayaran maupun kemudahan pengelolaan anggaran," kata Auri.
Anthony Huang berharap melalui kampanye #SolusiPebisnisCerdas, Paper.id dapat mendukung UMKM dalam menghadapi tantangan finansial dan operasional. Dengan adopsi digitalisasi, UMKM diharapkan dapat berkembang lebih berkelanjutan dan kompetitif di era digital.